Senam Aerobic Setengah Telanjang di Mall Hebohkan Ponorogo - "AN5EL"

Latest

Dari Berbagai Sumber :)

Senam Aerobic Setengah Telanjang di Mall Hebohkan Ponorogo

Narayana 734 - Kegiatan olahraga bertajuk PCC Aerobic Competition 2 se-Ex Karesidenan Madiun yang digelar di Atrium Mall Ponorogo City Center (PCC), menuai beragam kecaman dari sejumlah anggota DPRD Ponorogo, Jawa Timur (Jatim).

Kegiatan tersebut dipermasalahkan oleh anggota DPRD Ponorogo sendiri lantaran para peserta senam yang tampil tampak terlihat mengenakan pakaian super seksi. Hal ini menurut mereka sangat bertentangan dengan budaya di Ponorogo sendiri. Terlebih Ponororogo dikenal sebagai kota yang santun.

�Saya atas nama pribadi dan atas nama instansi di DPRD Ponorogo mengecam atas adegan senam dengan pakaian yang tidak menggambarkan masyarakat Ponorogo di PCC Ponorogo. Bumi kita bumi santri dan bumi budaya yang santun dan arif,� demikian kritik Ribut Riyanto, Anggota DPRD Ponorogo.
Aksi tersebut juga mendapatkan kecaman dari Sekretaris DPD PKS Ponorogo. Melalui akun Facebooknya Agus Hamid Hamdani, mengatakan jika Ponorogo bukanlah negara Barat. Kegiatan tersebut menurut Agus sama sekali tidak mencerminkan masyarakat kota Ponorogo yang dikenal sebagai kota santri.

�Ini bukan di Amerika lho.. Astaghfirullah� di wilayah publik� bisa dilihat siapapun.. dan ini terjadi di Ponorogo kota dengan ratusan pesantren,� tulis Agus Hamid Hamdani, di akun Facebooknya.

Lantas Agus pun mengajak seluruh masyarakat Ponorogo untuk bersama-sama mengembalikan citra kota Ponorogo yang dikenal sebagai kota santri. Ayo kembalikan citra Ponorogo sebagai kota santri,� tulisnya.

Sementara itu Ketua DPRD Ali Mufti bersama Maskur selaku Pj Bupati Ponorogo menyikapi kejadian (senam aerobic setengah bugil) di PCC tersebut, langsung mengadakan inspeksi mendadak (sidak) dengan diikuti sejumlah satker pada hari Senin (23/11/2015).

Selanjutnya Pj Bupati dengan DPRD Ponorogo berserta para petinggi Ponorogo langsung mengadakan pertemuan denga manager PCC Mal, Erick Pramono, guna memberikan teguran agar pihak pengelola PCC lebih selektif dalam mengadakan suatu kegiatan di pusat pembelanjaan terbesar di kota yang dikenal dengan nama kota Reyog tersebut.
GS